Wednesday, 25 September 2013

WHY SHOULD I MARRY YOU? ~~~~~~~~~~~~~~~~~

                                                       
                                                    
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ  

Once there was a very handsome, pious, well educated young man, whose parents emphasized for him to get married. They had seen so many marriage proposals, and he had turned them all down. The parents thought it was becoming a little ridiculous or suspected that he may have someone else in mind. However every time the parents left the girls house, the young man would always say ‘she’s not the one! ‘The young man only wanted a girl who was religious and practicing, however one evening his mother arranged for him, to meet a girl, who was religious, and practicing.On that evening, the young man, and girl, were left to talk, and ask each other questions. (As one would expect). The young man, being a gentleman that he was allowed, the lady to ask first. The young girl asked the young man so many questions, she asked about his life, his education, his friends, his family, his habits, his hobbies, his lifestyle, his enjoyment, his pastime, his experiences, his shoe size…… The young man replied to all of her questions, without tiring, and politely, with a smile the young girl took up nearly all of the time, over an hour, and felt bad, and asked the young man do you have any questions? —————————————————
-The young man said, it’s ok. I only have 3 questions…The young girl thought, Wow, ONLY 3 questions okay, shoot .The young man’s 1st question was,
- Q1: Who do you love the most in the world, someone who’s love nothing would ever overcome? 
A1: She said, this is an easy question; my mother, he smiled:)
-Q2: 2nd question, he asked, you said that you read a lot of qur’an, could you tell me which surahs you know the meaning of?
 A2: Hearing this she went red and embarrassed and said, I do not know the meaning of any yet, but I am hoping to soon insha’allah I’ve just been a bit busy .
- Q3: The 3rd question the young man asked, was I have been approached for my hand in marriage, by girls that are a lot more prettier than you Why should I marry you?
 A3: Hearing this the young girl was outraged, she stormed off to her parents with fury, and said I do not want to marry this man he is insulting my beauty, and intelligence. And the young man and his parents, were once again, left without an agreement of marriage.This time, the young mans parents were really angry, and said what did you do to anger that girl, the family were so nice, and pleasant, and they were religious like you wanted. What did you ask the girl?? Tell us! 
—————————————————
1. The young man said, firstly I asked her, who do you love the most? she said, her mother, The parents said so, what is wrong with that??The young man said, ‘no one, is Muslim, until he loves Allah, and his messenger (saw) more than anyone else in the world’If a woman loves Allah and the Prophet (pbuh) more than anyone, she will love me and respect me, and stay faithful to me, because of that love, and fear for Allah (swt). and we can share this love, because this love is greater than lust for beauty.
 ——————————————————

 2. The young man said, then I asked, you read a lot of qur’an, can you tell me the meaning of any surah?And she said no, because I haven’t had time yet. so I thought of that hadith ‘ALL humans, are dead except for those who have knowledge’ She has lived 20 years and not found ANY time, to seek knowledge, why would I marry a woman, who does not know her rights, and responsibilities, and what will she teach my children, except how to be negligent, because the woman IS the madrasa (school) and the best of teachers. And a woman who has no time for Allah, will not have time for her husband.
 ————————————————
 3. The third question I asked her was, that a lot of girls, more prettier than her, had approached me for marriage, why should I choose you?That is why she stormed off, getting angry. The young man’s parents said that is a horrible thing to say, why would you do such a thing, we are going back there to apologies. The young man said I said this on purpose, to test whether she could control her anger.The Prophet (saw) said ‘do not get angry, do not get angry, do not get angry’ when asked how to become pious; because anger is from Satan.If a woman cannot control her anger with a stranger she has just met, do you think she will be able to control it with her husband?? 
So, the moral of this story is, a marriage is based on: *knowledge, not ONLY Out Looking (Beauty) ! *practice, not preaching/recite only (million of reciter are there) ! *Forgiveness, not Anger ! *Spiritual love, not Lust ! *and CompromiseOne should look for a person who
 1) Has love for Allah (swt) and the messenger (saw) 
2) Has knowledge of the deen, and can act upon it. 
3) can control their anger 
4) and willing to compromise. And it goes both ways, so women seeking a man, should look for the same things. Aisha’h r.a reports “one day I was on a camel which was somewhat difficult to control and the Prophet s.a.w remarked “you must be compassionate, whenever there is compassion in something it adorns it, and when it is removed from something it disgraces it”. reported by Imam bukhari(al-adab al-mufrad)


Ar-Rahman, ayat 1 hingga 4 #notausrah

Dengan lafaz bismillah, saya mulakan bicara perkongsian nota usrah pada hari ini. 24 Mei 2013 bersamaan 15 Rejab 1434.
# Wahai adik2 yang dikasihi, merujuk kepada ayat pada surah Ar-Rahman ayat 1hingga 4. Kita pasti terimbas kata-kata yang pernah keluar dari mulut kita sendiri. Baik yang baik mahupun buruk. bagi perkataan yang baik itu, ianya mungkin berupa nasihat,pujian ataupun zdikrullah.. kata semacam ini pasti seperti yang dijanjikan Allah mendapat balasan diakhirat kelak. Bagaimanapula dengan kata2 yang sebaliknya? Tidakkan pada ayat ke-3 dan 4 Allah mengingatkan kita dengan firmanNya : "Dia menciptakan manusia, mengajarnya pandai berbicara.". Maka ciptaannya yang dipinjamkan buat kita ini semuanya adalah amanah. Dan ingat juga amanah ini adalah yang paling berat untuk di pegang.

Sharing Parenting punya Ilmu.. :)



ADAB PERTUTURAN BUAT ANAK

1. Biasakan bersuara rendah
Anak yang biasa mendengar ibu bapanya bertutur dengan suara yang rendah dan lembut akan lebih berkemungkinan memperoleh watak yang lembut da mulia. Ia tidak mudah berkasar dengan rakan-rakannya dan orang-orang lain. Al-Quran juga ada mengingatkan bahawa bercakap dengan suara yang tinggi adalah seperti 'seekor keldai'.

2. Bercakap dengan Mata-Temu-Mata(MTM)
Hubungan MTM ini memberi anak kecil keyakinan bahawa ibu ayahnya memberi tumpuan kepadanya dan menyayanginya. Ibu ayah yang mengamalkan MTM akan cepat memahami betapa pentingnya hubungan konsentrasi sebagai asas pendidikan & pembangunan anak-anak. Dengan cara MTM ibu bapa akan membiasakan anak-anaknya mudah memberi tumpuan sepenuhnya setiap kali mereka bercakap, belajar atau berfikir.

3. Bercakap secara positif, optimis dan meransang
Adab ketiga ini ada kaitannya dengan pembinaan asas-asas kemanusiaan dan ketauhidan. Dengan menggunakan bahasa dan nada yang lembut ibu bapa akan membina suasana tenteram dan mulia. Ibu bapa boleh menyatakan aspek-aspek keagungan, kekaguman tentang benda-benda seperti hujan, air, kesihatan, bulan, ikan dan sebagainya yang memberi tanda kebesaran Tuhan.

4. Adab memuji Allah swt
Setelah anak dapat memerhatikan keindahan dan kesempurnaan sesuatu perkara serta berpandangan positif atas setiap kejadian, maka perasaan syukur dan pujian harus dihadapkan kepada Allah SWT yang menjadikan makhlukNya. Antara latihan ialah mengucapkan Subhanallah, Alhamdulillah, Allahuakbar dan seumpamanya.

5. Adab silaturrahim
Adab silaturrahim sangatlah penting kerana anak yang cerdik harus juga menjadi anak yang mulia. Ibu bapa harus menunjukkan teladan yang baik iaitu sentiasa buat baik dengan orang, suka menolong, ghairah dalam kerja kebajikan dan kemasyarakatan akan mencorakkan anak sedemikian juga. Anak-anak kecil yang membesar dalam suasana yang kaya dengan penghayatan itu akan lebih berkemungkinan untuk membina budaya silaturrahim dan menjadi orag-orang yang disayangi dan dihormati oleh orang lain.

Saturday, 11 May 2013

Surah Yunus, 99-100 #notaUsrah

Bismillah~ar-Rahman~ar-Rahim..
"Dan jika Tuhanmu mengkehendaki, tentulah beriman semua orang diBumi seluruhnya. Tetapi apakah kamu (hendak) memaksa manusia agar mereka menjadi orang-orang yang beriman?"
"Dan tidak seorangpun akan beriman kecuali dengan izin Allah, dan Allah menimpakan azab kepada orang yang tidak mengerti."
Yunus:99-100

#Wahai orang beriman, jangan merasa bongkak dan bangga kerana kamu mengaku beriman. Jika kita terus merasa selesa dengan "iman" kita, kelak kita akan kehilangan kemanisannya. Adik2 yang saya sayangi(sangat) ,sebagai hamba yang lemah dan banyak celanya, saya nak ingatkan diri sendiri seterusnya bersama dgn adik2 yang dicintai JANGAN sekali pun pandang rendah/sipi/takpeduli etc pada sahabat kita yang masih belum dalam tarbiyah atau dalam tarbiyah yang lain dari kita. Ingat, kita pada hari ini dengan izin Allah, segalanya belaku atas kehendakNya. Apa, tarbiyah kita mengajar kita untuk berbangga dengan "title"? Yakinlah Allah tidak pandang pun kalau kita ikut 10 Usrah setiap minggu sekalipun, setiap malam halaqah mcm2 lagi kalau hati kita tak hadir sekali, hati kita di diami rasa bangga bukan syukur. Dan kalau Allah tak redha dengan apa yang di kerjakan , semestinya kita tak dapat peluang merasakan "kemanisan" nya. Tundukkan muka, muhasabah diri semula..... istighfar......
Kita selama ini banyak memandang mereka sebagai pendosa, bukan pencari cahaya. Balik pada diri sendiri, "Aku yang kurang doakan untuk dia"..atau mungkin "tak pernah aku sebut nama dia dalam doa aku.." istighfar... berapa banyak dosa yang kita lakukan tanpa sedar, dalam riak, dengan bangga kita meng"publish" kan keimanan tapi dalam hati.."Allah saja yang tahu", kotornya kita sebenarnya..istighfar lagi..Kita boleh selindung dari ciptaan-NYA, tapi tidak pada-NYA. Allahurabbi..
-وقَلْبَكَ نَظِّفْهُ مِنَ الرِّجْسِ والدَّرَنْ-

Thursday, 11 April 2013

Sakit di badan TANDANYA???




                                           بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 





Salam semua. Tanda-tanda sakit di badan memberi beberapa maksud tertentu. Kebanyakan orang salah faham akan perkara ini. Bacalah keterangan di bawah supaya anda memahaminya. Info di bawah ini antara info yang terbaik.

Tanda-tanda sakit yang selalu kita rasakan berhubung kait dengan fungsi badan yang lain. Bacalah untuk menilai 

sejauh mana kesihatan diri anda kerana informasi ini cukup bagus sebagai bahan rujukkan. Apa apa pun, kalau ada masalah dengan tubuh badan cepat-cepat lah pergi ke klinik atau hospital walaupun sakit hanya datang 
sekejap saja kerana mungkin dengan datang sekejap adalah untuk memberi clue/hint yang kita ni sebenar nya sakit.






1. MATA (Bertindak balas dengan keadaan hati).

i) Mata menjadi merah : Hati mengandungi paras toksin yang tinggi. Mata menjadi merah menandakan badan 




kita sedang dalam proses pembuangan toksin.


ii) Mata menjadi kabur : Sering berlaku pada waktu pagi. Menandakan proses penyeimbangan hati sedang berlaku.

iii) Keluar tahi mata : Fungsi hati lemah, pembuangan toksin sedang berlaku. Ini juga menunjukkan badan mengandungi asid berlebihan.

iv) Keluar air mata : Gangguan emosi yang bersangkut dengan hati atau bebanan kerja

v) Ketegangan mata dan kelopak : Tekanan perasaan kerana tidak puas hati atau bebanan yang berat.



2. HIDUNG (Hidung mempunyai hubungan rapat dengan paru-paru dan kerongkong).

i) Selesema : Proses pembuangan toksin di bahagian kerongkong. Badan mengandungi asid berlebihan (biasanya suhu badan meningkat).

ii) Hidung sumbat : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.

iii) Bersin

a. Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.

b. Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.



3. BATUK

a. Batuk keluar kahak : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.

b. Batuk tanpa kahak : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Biasanya kahak pekat keluar selepas beberapa hari memakan RG.

c. Batuk dan berasa gatal di kerongkong : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong dan paru-paru, biasanya berlaku pada orang yang banyak merokok atau terdedah kepada udara yang tercemar.



4. KERONGKONG

i) Kerongkong kering. Proses membuang toksin sedang berlaku di seluruh badan. Ini adalah tanda bahawa badan kita memerlukan banyak air untuk membuang toksin.

ii) Sakit kerongkong. Seperti di atas. Paras keracunan lebih serius.



5. BIBIR (Berkaitan dengan fungsi sistem penghadaman)

i) Bibir pucat

a. Sistem penghadaman yang lemah.

b. Perut mengandungi angin.

c. Kurang darah yang disebabkan oleh sistem penghadaman yang kurang sempurna dan mengakibatkan kekurangan zat besi. Sepatutnya diperkuatkan fungsi penghadaman dahulu dengan RG sebelum memakan zat besi.

ii) Bibir kering dan pecah. Perut mengandungi banyak bahan toksin.



6. MULUT DAN LIDAH : Berkaitan dengan fungsi jantung dan sistem pengedaran darah.

i) Lidah atau gusi bengkak, sakit : Menunjukkan jantung mempunyai masalah, seperti lemak yang berlebihan, injap menjadi lemah, saluran koronari tersumbat dan lain-lain lagi.

ii) Lidah, tisu mulut atau gusi menjadi pecah-pecah (ulser). Menandakan darah mengandungi asid berlebihan.

iii) Mulut berbau busuk . Proses penyeimbangan fungsi perut untuk pembuangan toksin.



7. TELINGA: Berkaitan dengan buah pinggang.

i) Telinga terasa tersumbat : Buah pinggang mengandungi toksin berlebihan.

ii) Telinga berdengung : Sedang merawat buah pinggang yang lemah.Biasanya tapak kaki terasa sakit ketika bangun pagi dan sakit itu hilang setelah berjalan-jalan.



8. KULIT Berpeluh : 

a) Peluh masin : Badan mengandungi lebihan asid urik.

b) Peluh berbau : Badan menyingkirkan toksin melalui perpeluhan.



9. RUAM DAN BISUL : Badan menyingkirkan toksin yang berlemak dan toksin yang tidak larut dalam air.



10. KULIT GATAL DENGAN RUAM : Proses menyingkirkan toksin melalui kulit akibat terlalu banyak memakan ubat yang mengandungi bahan kimia.



11. KULIT PECAH DAN BERAIR : Proses pembuangan toksin yang larut dalam air.Sapukan serbuk Ganoderma pada kulit berkenaan.



12. RAMBUT GUGUR : Menandakan fungsi buah pinggang yang lemah. Selepas proses gugur, rambut akan tumbuh semula dengan lebih sihat dan subur.



13. SENDI-SENDI, TANGAN DAN KAKI 

a. Sakit Sendi

i) Rasa panas. Menunjukkan terdapat luka di bahagian sendi berkenaan dan tanda- tanda penyakit pirai (gout).

ii) Tidak rasa panas Tanda-tanda sakit lenguh (rheumatism).

iii) Sakit di bahagian bahu. Menandakan saluran darah telah menjadi keras dan fungsi metabolisme tidak seimbang.

b) KEBAS TANGAN : Pengaliran darah di bahagian atas badan tidak lancar.

c) KEBAS TANGAN KIRI DAN LENGAN : Tanda-tanda lemah atau sakit jantung. Jika rasa kebas menjadi sakit di bahagian lengan dan kekal di sana, ini menandakan serangan sakit jantung mungkin berlaku.

d) KEBAS KAKI : Pengaliran darah di bahagian bawah badan tidak lancar.

e) SAKIT TAPAK KAKI : Menandakan buah pinggang lemah. Biasanya disebabkan oleh kekurangan senaman dan duduk terlalu lama.

f) SAKIT TUMIT KAKI : Menunjukkan kelemahan fungsi alat kelamin.

g) RASA PANAS DI TAPAK KAKI : Penyeimbangan fungsi buah pinggang akibat lemah tenaga batin.

h) GATAL DI CELAH-CELAH JARI KAKI : Menunjukkan tanda awal penyakit kaki busuk (Hong Kong Foot).



14. TANDA-TANDA DALAMAN

A. KEPALA. Secara amnya, segala tindak balas yang berlaku di bahagian kepala mempunyai kaitan dengan sistem pengaliran darah, jantung dan saraf otak.

B. PENING/SAKIT DI BAHAGIAN DEPAN KEPALA Menandakan sakit tekanan jiwa (neurosis) akibat bebanan mental dan banyak berfikir.

C. PENING/SAKIT DI BAHAGIAN BELAKANG KEPALA

i) Bahagian atas . Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi.

ii) Bahagian bawah (tengkuk). Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi atau tekanan darah.

D. SAKIT KEPALA DAN RASA GAS KELUAR DARI TELINGA :Menandakan penyakit migrain.

E. BISUL TERJADI DI KEPALA Tanda pembuangan toksin sedang berlaku. Kadang-kadang dikaitkan dengan penyakit migrain.

F. RASA PENING YANG MEMUSING Tanda kurang darah atau pengaliran darah tidak lancar.



15. MULUT/KERONGKONG/LIDAH 

a. LOYA/MUNTAH . Tanda penyakit lelah. Pembuangan bahan toksik dari bahagian perut.

b. MUNTAH DARAH

i) Darah merah : Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian kerongkong dan

ii) Darah hitam: Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian perut; misalnya penyakit ulser.



16. LIDAH RASA TEGANG DAN PENDEK : Tanda sakit jantung.



17. KELUAR AIR LIUR YANG PEKAT . Proses pembuangan toksin dari kerongkong akibat jangkitan kuman



18. KENCING

a) KERAP KENCING Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran yang

b) AIR KENCING BERKAPUR Menunjukkan penyakit batu karang dalam buah pinggang.

c) AIR KENCING BERMINYAK : Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran berlemak.

d) AIR KENCING PEKAT BERWARNA COKLAT : Menandakan proses pembuangan toksin sedang berlaku.

e) AIR KENCING BERDARAH : Penyakit batu karang atau buah pinggang luka.



19. BUANG AIR BESAR

a) CIRIT-BIRIT/KERAP BUANG AIR BESAR : Membersihkan kotoran/keracunan dari usus besar. Cirit-birit dengan serta merta selepas memakan RG, menandakan penyakit barah di bahagian usus besar.

b) SEMBELIT: Membersihkan toksin dari usus kecil.

c) NAJIS BERDARAH ‘ i) Darah merah : Masalah penyakit buasir atau barah di bahagian usus. ii) Darah hitam: Masalah penyakit ulser perut.

d) NAJIS BERWARNA HITAM : Menunjukkan proses pembuangan toksin di bahagian usus sedang berlaku.



20. BADAN

a) RASA SAKIT : Secara amnya, segala kesakitan badan adalah disebabkan saluran darah.

i) Sakit menyucuk : Proses menyeimbangkan urat saraf.

ii) Sakit sengal: Menandakan luka di dalam badan.

iii) Sakit menyentap: Proses menyeimbangkan urat saraf yang berkaitan dengan organ-organ badan.

iv) Sakit menegang : Proses melancarkan pengaliran darah.

b) BADAN TERASA BERAT/ MALAS/ LENGUH . Badan mengandungi asid yang berlebihan. Proses penyeimbangan

c) BADAN TERASA PANAS . Badan mengandungi asid yang berlebihan. Ini menandakan badan memerlukan banyak air untuk menjalankan proses pembuangan toksin.

d) BADAN TERASA RINGAN : Menandakan badan segar dan proses awet muda sedang berlaku.



21. RASA TAKUT MENGEJUT : Lemah fungsi buah pinggang. Tenaga batin lemah.



22. CEPAT NAIK DARAH/MARAH : Fungsi hati lemah. Tekanan darah tinggi.



23. RASA BIMBANG DAN TAKUT : Sistem paru-paru yang lemah.



24. RASA SERONOK ATAU BIMBANG TANPA SEBAB :

i) Sistem jantung yang lemah.

ii) Sistem saraf otak yang lemah.

iii) Masalah pengaliran darah.



25. SUKA BERFIKIR DAN BERKHAYAL : Sistem penghadaman yang lemah.



Disediakan oleh:

Pn. Rusnani Omar

Penolong Pendaftar

Unit Keselamatan & kesihatan Pekerjaan

Universiti Malaysia Perlis
Tanda-tanda sakit yang selalu kita rasakan berhubung kait dengan fungsi badan yang lain. Bacalah untuk menilai sejauh mana kesihatan diri anda kerana informasi ini cukup bagus sebagai bahan rujukkan. Apa apa pun, kalau ada masalah dengan tubuh badan cepat-cepat lah pergi ke klinik atau hospital walaupun sakit hanya datang sekejap saja kerana mungkin dengan datang sekejap adalah untuk memberi clue/hint yang kita ni sebenar nya sakit.


1. MATA (Bertindak balas dengan keadaan hati).
i) Mata menjadi merah : Hati mengandungi paras toksin yang tinggi. Mata menjadi merah menandakan badan kita sedang dalam proses pembuangan toksin.
ii) Mata menjadi kabur : Sering berlaku pada waktu pagi. Menandakan proses penyeimbangan hati sedang berlaku.
iii) Keluar tahi mata : Fungsi hati lemah, pembuangan toksin sedang berlaku. Ini juga menunjukkan badan mengandungi asid berlebihan.
iv) Keluar air mata : Gangguan emosi yang bersangkut dengan hati atau bebanan kerja
v) Ketegangan mata dan kelopak : Tekanan perasaan kerana tidak puas hati atau bebanan yang berat.


2. HIDUNG (Hidung mempunyai hubungan rapat dengan paru-paru dan kerongkong).
i) Selesema : Proses pembuangan toksin di bahagian kerongkong. Badan mengandungi asid berlebihan (biasanya suhu badan meningkat).
ii) Hidung sumbat : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.
iii) Bersin
a. Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.
b. Proses menyeimbangkan masalah alahan hidung.


3. BATUK
a. Batuk keluar kahak : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong.
b. Batuk tanpa kahak : Paru-paru mengandungi toksin yang berlebihan. Biasanya kahak pekat keluar selepas beberapa hari memakan RG.
c. Batuk dan berasa gatal di kerongkong : Proses membuang toksin di bahagian kerongkong dan paru-paru, biasanya berlaku pada orang yang banyak merokok atau terdedah kepada udara yang tercemar.


4. KERONGKONG
i) Kerongkong kering. Proses membuang toksin sedang berlaku di seluruh badan. Ini adalah tanda bahawa badan kita memerlukan banyak air untuk membuang toksin.
ii) Sakit kerongkong. Seperti di atas. Paras keracunan lebih serius.


5. BIBIR (Berkaitan dengan fungsi sistem penghadaman)
i) Bibir pucat
a. Sistem penghadaman yang lemah.
b. Perut mengandungi angin.
c. Kurang darah yang disebabkan oleh sistem penghadaman yang kurang sempurna dan mengakibatkan kekurangan zat besi. Sepatutnya diperkuatkan fungsi penghadaman dahulu dengan RG sebelum memakan zat besi.
ii) Bibir kering dan pecah. Perut mengandungi banyak bahan toksin.


6. MULUT DAN LIDAH : Berkaitan dengan fungsi jantung dan sistem pengedaran darah.
i) Lidah atau gusi bengkak, sakit : Menunjukkan jantung mempunyai masalah, seperti lemak yang berlebihan, injap menjadi lemah, saluran koronari tersumbat dan lain-lain lagi.
ii) Lidah, tisu mulut atau gusi menjadi pecah-pecah (ulser). Menandakan darah mengandungi asid berlebihan.
iii) Mulut berbau busuk . Proses penyeimbangan fungsi perut untuk pembuangan toksin.


7. TELINGA: Berkaitan dengan buah pinggang.
i) Telinga terasa tersumbat : Buah pinggang mengandungi toksin berlebihan.
ii) Telinga berdengung : Sedang merawat buah pinggang yang lemah.Biasanya tapak kaki terasa sakit ketika bangun pagi dan sakit itu hilang setelah berjalan-jalan.


8. KULIT Berpeluh : 
a) Peluh masin : Badan mengandungi lebihan asid urik.
b) Peluh berbau : Badan menyingkirkan toksin melalui perpeluhan.


9. RUAM DAN BISUL : Badan menyingkirkan toksin yang berlemak dan toksin yang tidak larut dalam air.


10. KULIT GATAL DENGAN RUAM : Proses menyingkirkan toksin melalui kulit akibat terlalu banyak memakan ubat yang mengandungi bahan kimia.


11. KULIT PECAH DAN BERAIR : Proses pembuangan toksin yang larut dalam air.Sapukan serbuk Ganoderma pada kulit berkenaan.


12. RAMBUT GUGUR : Menandakan fungsi buah pinggang yang lemah. Selepas proses gugur, rambut akan tumbuh semula dengan lebih sihat dan subur.


13. SENDI-SENDI, TANGAN DAN KAKI 
a. Sakit Sendi
i) Rasa panas. Menunjukkan terdapat luka di bahagian sendi berkenaan dan tanda- tanda penyakit pirai (gout).
ii) Tidak rasa panas Tanda-tanda sakit lenguh (rheumatism).
iii) Sakit di bahagian bahu. Menandakan saluran darah telah menjadi keras dan fungsi metabolisme tidak seimbang.
b) KEBAS TANGAN : Pengaliran darah di bahagian atas badan tidak lancar.
c) KEBAS TANGAN KIRI DAN LENGAN : Tanda-tanda lemah atau sakit jantung. Jika rasa kebas menjadi sakit di bahagian lengan dan kekal di sana, ini menandakan serangan sakit jantung mungkin berlaku.
d) KEBAS KAKI : Pengaliran darah di bahagian bawah badan tidak lancar.
e) SAKIT TAPAK KAKI : Menandakan buah pinggang lemah. Biasanya disebabkan oleh kekurangan senaman dan duduk terlalu lama.
f) SAKIT TUMIT KAKI : Menunjukkan kelemahan fungsi alat kelamin.
g) RASA PANAS DI TAPAK KAKI : Penyeimbangan fungsi buah pinggang akibat lemah tenaga batin.
h) GATAL DI CELAH-CELAH JARI KAKI : Menunjukkan tanda awal penyakit kaki busuk (Hong Kong Foot).


14. TANDA-TANDA DALAMAN
A. KEPALA. Secara amnya, segala tindak balas yang berlaku di bahagian kepala mempunyai kaitan dengan sistem pengaliran darah, jantung dan saraf otak.
B. PENING/SAKIT DI BAHAGIAN DEPAN KEPALA Menandakan sakit tekanan jiwa (neurosis) akibat bebanan mental dan banyak berfikir.
C. PENING/SAKIT DI BAHAGIAN BELAKANG KEPALA
i) Bahagian atas . Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi.
ii) Bahagian bawah (tengkuk). Menunjukkan penyakit tekanan darah tinggi atau tekanan darah.
D. SAKIT KEPALA DAN RASA GAS KELUAR DARI TELINGA :Menandakan penyakit migrain.
E. BISUL TERJADI DI KEPALA Tanda pembuangan toksin sedang berlaku. Kadang-kadang dikaitkan dengan penyakit migrain.
F. RASA PENING YANG MEMUSING Tanda kurang darah atau pengaliran darah tidak lancar.


15. MULUT/KERONGKONG/LIDAH 
a. LOYA/MUNTAH . Tanda penyakit lelah. Pembuangan bahan toksik dari bahagian perut.
b. MUNTAH DARAH
i) Darah merah : Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian kerongkong dan
ii) Darah hitam: Pembuangan tisu yang sudah rosak di bahagian perut; misalnya penyakit ulser.


16. LIDAH RASA TEGANG DAN PENDEK : Tanda sakit jantung.


17. KELUAR AIR LIUR YANG PEKAT . Proses pembuangan toksin dari kerongkong akibat jangkitan kuman


18. KENCING
a) KERAP KENCING Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran yang
b) AIR KENCING BERKAPUR Menunjukkan penyakit batu karang dalam buah pinggang.
c) AIR KENCING BERMINYAK : Menunjukkan buah pinggang mengandungi kotoran berlemak.
d) AIR KENCING PEKAT BERWARNA COKLAT : Menandakan proses pembuangan toksin sedang berlaku.
e) AIR KENCING BERDARAH : Penyakit batu karang atau buah pinggang luka.


19. BUANG AIR BESAR
a) CIRIT-BIRIT/KERAP BUANG AIR BESAR : Membersihkan kotoran/keracunan dari usus besar. Cirit-birit dengan serta merta selepas memakan RG, menandakan penyakit barah di bahagian usus besar.
b) SEMBELIT: Membersihkan toksin dari usus kecil.
c) NAJIS BERDARAH ‘ i) Darah merah : Masalah penyakit buasir atau barah di bahagian usus. ii) Darah hitam: Masalah penyakit ulser perut.
d) NAJIS BERWARNA HITAM : Menunjukkan proses pembuangan toksin di bahagian usus sedang berlaku.


20. BADAN
a) RASA SAKIT : Secara amnya, segala kesakitan badan adalah disebabkan saluran darah.
i) Sakit menyucuk : Proses menyeimbangkan urat saraf.
ii) Sakit sengal: Menandakan luka di dalam badan.
iii) Sakit menyentap: Proses menyeimbangkan urat saraf yang berkaitan dengan organ-organ badan.
iv) Sakit menegang : Proses melancarkan pengaliran darah.
b) BADAN TERASA BERAT/ MALAS/ LENGUH . Badan mengandungi asid yang berlebihan. Proses penyeimbangan
c) BADAN TERASA PANAS . Badan mengandungi asid yang berlebihan. Ini menandakan badan memerlukan banyak air untuk menjalankan proses pembuangan toksin.
d) BADAN TERASA RINGAN : Menandakan badan segar dan proses awet muda sedang berlaku.


21. RASA TAKUT MENGEJUT : Lemah fungsi buah pinggang. Tenaga batin lemah.


22. CEPAT NAIK DARAH/MARAH : Fungsi hati lemah. Tekanan darah tinggi.


23. RASA BIMBANG DAN TAKUT : Sistem paru-paru yang lemah.


24. RASA SERONOK ATAU BIMBANG TANPA SEBAB :
i) Sistem jantung yang lemah.
ii) Sistem saraf otak yang lemah.
iii) Masalah pengaliran darah.


25. SUKA BERFIKIR DAN BERKHAYAL : Sistem penghadaman yang lemah.


Disediakan oleh:
Pn. Rusnani Omar
Penolong Pendaftar
Unit Keselamatan & kesihatan Pekerjaan



Universiti Malaysia Perlis

Wednesday, 10 April 2013

Mood Swing :(

                                           بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ 



Assalamualaikum w.b.t
Kepada semua yang menyinggah dan membaca entry post kali ini. Agak lama sudah tidak meng“update”  blog nih, maklumlah minggu exam menjelang tiba. Maka kami pun “bertukar” menjadi pelajar contoh masing-masing.. berkepit dengan buku dan nota.. haha..  time nih lah masing2 tak nak buat perkara lagha, tak nak gosip2 tak nak gelak2.. serius je.. semua pakat sombong belaka.. haha sbb nya nak hafal nota, dalil, hadis2, ayat Quran.. kehulu ke hilir pegang Quran..
Allahu, macam2 gelagat student kalu nak exam.  Tapi Alhamdulillah, semunya dah pun berlalu..dah selesai pun sem 5. Yang banyak cabaran dan ritangannya.. watak2 yang muncul sepanjang sem 5 pun tak akan ku lupa kan hehe..^.^
 Okay,  dah nak mula ke tajuk utama..> Kebelakangan ni ada beberapa kegusaran yang mengganggu fikiran ku ini, bebrapa perkara yang menyinggah dan buat aku terfikir.. Allah, cuti sem yang pendek nih agak2 bermanfaat ke tidak ye? Agak hambar rasanya.. ntah, hidup macam terasa down dan berada dalam kepura-puraan.. kenapa agaknya?







Cerita bermula selepas balik dari Hospital Columbia hari Jumaat  minggu lalu.. Terasa ada yang kurang dalam diri ini sebagai seorang wanita. Ya, hasil dari conversation dgn doktor tempoh hari sedikit sebanyak memberi kesan.. penyesalan dan benci pada diri sendiri mula timbul.. (Allah, Ampun kan aku..) entah, entah kenapa..perasaan yang tidak bertepi muncul, sepatutnya sebagai seorang yang mengaku beriman aku harus terima, dengan hati yang terbuka..Bukan membenci diri yang Allah pinjamkan ini.. Cuma sedikit perasaan risau bercampur kesal/kecewa yang hadir setelah mendapat tahu diri ini di lahirkan sebagai seorang yang tidak normal.
Ya , pasti ramai yang terkejut.. apa yang tak normal nya?  Keadaan  di alami ini hanya terdapat pada setiap 1:15 orang wanita di dunia, dan terkini doctor menjangkakan 1:3 wanita. Sesuatu yang  sangat buat wanita rasa down, kerana sebagai seorang wanita keinginan untuk bersama orang2 yang disayangi dan memiliki keluarga yang bahagia, dapat melahirkan anak yang ramai dan di layan seperti seorang wanita sememangnya fitrah..
Aku? Dilahirkan sebagai seorang perempuan, hidup sebagai seorang perempuan tetapi dikelilingi lelaki sejak ddari zaman persekolahan, mungkin sbb sikap ku yang lebih terbuka dan tak gedik macm perempuan normal.. dan di rumah bersama dengan dua orang adik lelaki.. Tak heranlah aku susah “jatuh cinta” atau terjebak dengan “cinta monyet” sewaktu zaman persekolahan dulu.. rupa2nya diri ini “abnormal”…. Hurm..
Ya dulu ingat masalah nih tak berat, rupa2nya hnya ad beberapa tahu berbaki untuk buat rawatan.. L Sedihnya…
Apalah nasib bakal zaujku nanti? Dapatkah dia menerima kekurangan yang Allah ciptakan buat ku ini?
InsyaAllah, kalau dia memilihku benar-benar kerana Allah, pasti dia terima segala apa yang Allah ttpkan buat ku, kerana ini adalah apa yang ditentukan Allah buat ku..
“Maaf” andai diri ini tidak membahagiakan kamu nanti.. :’(



Next, perkara lain yang menganggu fikiran ni.. berkenaan isu tak puas hati.. herm..

Malam sabtu, kami sekeluarga menziarahi atuk di Serdang, Selangor. Biasalah bila cucu jumpa nenek.. mestilah borak2 kan.. tibe2 nenk mengadu.. ke tidakpuasthati-an nya pada ku. Ceritanya lebih kurang macam nih lah…> si cucu perempuan dilepaskan ke konsert di KL malam2 dengan bayran tiket berharga 200++. Si mak dan bapak pulak degan selamba berkongsi cerita tanpa rasa bersalah.. Nenek pun tegurlah.. Tiba-tiba, pakcikdanmakcik yang rasa mereka betul ni pun shoot balik, mengenai niqab.. yang kononnya den pakai niqab/purdah ni ngado2, melebih-lebih, tunjuk baik segala bagai.. macam alim..bukan wajib pun =.=’
Sumpah, tak pernah buat pengakuan macm tuh kat mana-mana. Tak tunjuk baik pun…tak tahulah kalau ter”nampak mcm baik pulak kan…
Yang tak puas hati nya, kenapa tiba2 muncul isu den pulok? Jumpo pun jarang, tibo-tibo ja..  
Tahu tak, ini menampakkan bahawasanya kalian dah terkantoi salah.. sedarpun yang kalian buat sesuatu yang sangat kontra dari ajran Islam, tapi masih nak nafikan.. Nak tutup2 lagi,  tiba2 attack den yang takdo kono mengono.. (ntah ape2 je)
Sungguh saya mengaku saya tak terlalu syadid, dalam bab niqab dan purdah ni. Saya buka bila bersama sepupu sepapat ahli keluarga terdekat, saya buka bila di tempat yang saya rasa selamat untuk saya buka.. dan untuk dakwah saya. Saya pakai untuk hati saya, demi menjaga diri saya, dan hubungan saya dgn Allah. Bila tiba masa saya berhubungan dengan manusia dari hati ke hati saya tinggalkan niqab saya (itupun sekiranya ia menjadi penghalang yang fardu). Contohnya ketika dalm program dakwah, demi menyentuh hati  mereka yang di dakwah. Saya mahu mereka lihat saya sebagai manusia seperti mereka juga, bukan malaikat yang serba perfect.. dan tidak mahu mereka lihat yang berpurdah ini seorang yang perfect sehingga kan bila seorang buat salah walaupun kecil, pun dah dipandang keji seperti dosanya tidak diampunkan lagi.. tidak..
Untuk makluman semua saya nyatakan di post sebelum ini, saya memegang hukum niqab ini SUNAT. Bukan WAJIB!!!!!
Jadi jangan buang masa anda, mengumpat saya atau menuduh, menfitnah dan menutup kesalahan kalian dengan membangkitkan isu saya berpurdah/niqab. Sangat POYO.. =..=
Sekiranya kalian mempersoalkan, semua gambar yang saya kongsikan di “alam maya” ni berniqab, ini kerana saya tak nak kalian focus pada wajah saya. Focuskan pada apa yang saya ingin sampaikan.. dan saya takut wujud perasaan riak dan tidak ikhlas dalam hati saya untuk share sesuatu melalui gambar. Sekurang-kurangnya tiada ekspresi muka yang kalian boleh  lihat pada kain yang menutup wajah saya tuh.. Saya hanya tunjukan ekspresi yang eklusif tuh hanya yang ekslusif dihati saya sahaja.. bukan untuk tatapan ramai dan nak dapat pujian.
Lagipun, ayahnda yang tercinta lagi menggalakkan anak daranya ni tak tunjuk MUKA kata alam maya ni.. biarlah tidak dinilai catik pada parasnya tapi pada akhlaknya..
Wasalam..

Saturday, 16 March 2013

I'm Ninja and I'm Proud Muslim.

                                                    بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ



Bismillah, I'm one of the niqabis even though here in Malaysia we call is as "purda" but we still consider it as niqabis.  I'm wearing the "purda" by my stand. Just for the sake of Allah, not to show the beauty-ness of the eyes and to show that I'm the 'alim among you. I'll wear it as long as the sheet of my purda does not prevents my daawah and my fard obligatory. As I've said before with most of the people who asked me about the niqab, I stick to my opinion that is on one of the sunnah of Ummul Mu'minin. In my personal daily life, sometimes I didn't wear it while I'm in daawah programme where we have to linked our heart to the ummah (audience, participant etc), and the priority is for the deen and I believe that, our niqabis sister out there have experienced this situation. InsyaAllah. As stated by Shaykh al-Albania,  that the khimar (in surah An-Nur verse of 31) is head cover, none of them be seen,except for the circle of face. (al-Albanian, Hijab Muslim Mar'atil fii al-Sunnah wa Kitabi, 1412H, m / s. 14)


Now-a-days Muslims are divided on the issue of Niqab. Some says it's voluntary, some says it's fard. But if you study Quran and Ahadith with proper understanding, undoubtedly you'll realize the actual ruling on this matter. Let's see what does Quran and Ahadith command us regarding Niqab:

"O Prophet! Tell your wives and your daughters and the women of the believers to draw their cloaks (veils) all over their bodies (i.e. screen themselves completely except the eyes or one eye to see the way). That will be better, that they should be known (as free respectable women) so as not to be annoyed. And Allaah is Ever Oft Forgiving, Most Merciful." 
[Al-Quran; Surat Al-Ahzab; Chapter: 33; Verse: 59]{The translation used here is of Dr.Muhammad Taqi-ud-Din Al-Hilali,Ph.D(Berlin) and Dr. Muhammad Muhsin Khan ,Darussalam Publications}



Now lets see the translation of this Ayah according to Tafsir Ibn Kathir - Quran Tafsir

(59. O Prophet! Tell your wives and your daughters and the women of the believers to draw their Jalabib over their bodies. That will be better that they should be known so as not to be annoyed. And Allah is Ever Oft-Forgiving, Most Merciful.)

The Command of Hijab 
Here Allah tells His Messenger to command the believing women, especially his wives and daughters, because of their position of honor -- to draw their Jilbabs over their bodies, so that they will be distinct in their appearance from the women of the Jahiliyyah and from slave women. The Jilbab is a Rida', worn over the Khimar. This was the view of Ibn Mas`ud, `Ubaydah, Qatadah, Al-Hasan Al-Basri, Sa`id bin Jubayr, Ibrahim An-Nakha`i, `Ata' Al-Khurasani and others. It is like the Izar used today. Al-Jawhari said: "The Jilbab is the outer wrapper." `Ali bin Abi Talhah reported that Ibn `Abbas said that Allah commanded the believing women, when they went out of their houses for some need, to cover their faces from above their heads with the Jilbab, leaving only one eye showing. Muhammad bin Sirin said,
 "I asked `Ubaydah As-Salmani about the Ayah:
(ذلِكَ أَدْنَى أَن يُعْرَفْنَ فَلاَ يُؤْذَيْنَ)
(That will be better that they should be known so as not to be annoyed. ) means, if they do that, it will be known that they are free, and that they are not servants or whores.
(وَكَانَ اللَّهُ غَفُوراً رَّحِيماً)
(And Allah is Ever Oft-Forgiving, Most Merciful.) means, with regard to what happened previously during the days of Jahiliyyah, when they did not have any knowledge about this.
(يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَـبِيبِهِنَّ)
(to draw their Jalabib over their bodies.) He covered his face and head, with just his left eye showing.''


According to the commentary of Sayyid Abul Ala Maududi he says: In verse 59 the third step for social reform was taken. All the Muslim women were commanded that they should come out well covered with the outer garments and covering their faces whenever they came out of their houses for a genuine need. Sayyid Abul Ala Maududi - Tafhim al-Qur'an - The Meaning of the Qur'an
Ibn 'Abbaas {RA} said: "Allaah commanded the believing women, if they go out of their houses for some need, to cover their faces from the top of their heads with their jilbaabs, and to leave one eye showing."

Now lets analyse what type of garment is the jilbab? There are two opinions among the scholars on this matter:

1) That it is a loose outergarment like a coat or cloak.

2) That it is a sheet covering the entire body except for the eyes.

Some well-known modern scholars who support the first opinion:

1) Shaykh Yusuf Qaradawi (Shafi'i) - see Women's Awrah - Qaradawi describes the jilbab as "a loose outergarment"

2) Shaykh Muhammad Nasir ad-Din Albani (Salafi) - Shaykh Albani had written an essay called "Women's Dress"... He describes the jilbab as "an outergarment that is thick and opaque and covers the clothing under it and the woman's form".

Some well-known modern scholars who support the second opinion:
1) Syed Abu-Ala' Maududi (Hanafi) - see Introduction to Surah al-Ahzab - Maududi describes the jilbab as an "outergarment covering the face".

2) Shaykh Abdul-Aziz ibn Baz, Chief Mufti of Saudi Arabia (Salafi) - see The Danger of Women at Work - Ibn Baz describes the jilbab as "covering all of the body except the eyes".
Aa'ishah {RA} used to say: "When (the Verse): 'They should draw their veils over their necks and bosoms,' was revealed, (the ladies) cut their waist sheets at the edges and covered their faces with the cut pieces." [Sahih Bukhari 6:282]

"The wives of the Prophet {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} used to go to Al-Manasi, a vast open place (near Baqia at Madinah) to answer the call of nature at night. 'Umar used to say to the Prophet {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} "Let your wives be veiled," but Allah's Apostle {Sallallahu Alayhi Wa Sallam}) did not do so. One night Sauda bint Zam'a the wife of the Prophet {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} went out at 'Isha' time and she was a tall lady. 'Umar addressed her and said, "I have recognized you, O Sauda." He said so, as he desired eagerly that the verses of Al-Hijab (the observing of veils by the Muslim women) may be revealed. So Allah revealed the verses of "Al-Hijab" (A complete body cover excluding the eyes)." [Sahih Bukhari 1:148]
When the verse "That they should cast their outer garments over their persons" was revealed, the women of Ansar came out as if they had crows over their heads by wearing outer garments. [Abu Dawud, Narrated by Umm Salamah, Ummul Mu'minin]

The Hijab is a garment that does not show the woman's figure. Jeans and certain obvious garments do not meet this requirement. Similarly, garments must not be transparent, or it will fail to fulfill the criteria of being Hijab.
"The Apostle of Allaah {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} was brought some pieces of fine Egyptian linen and he gave me one and said: Divide it into two; cut one of the pieces into a shirt and give the other to your wife for veil. Then when he turned away, he said: And order your wife to wear a garment below it and not show her figure." [Abu Dawud, Narrated Dihyah ibn Khalifah al-Kalbi]
When the Prophet {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} commanded that women should be brought out to the Eid prayer place, they said, "O Messenger of Allaah, some of us do not have jilbaabs." The Prophet {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} said, "Let her sister give her one of her jilbaabs to wear." [Sahih Bukhari, Sahih Muslim]
This hadith indicates that the usual practice among the women of the Sahaabah was that a woman would not go out without a jilbaab, and that if she did not have a jilbaab she would not go out. The command to wear a jilbaab indicates that it is essential to cover. And Allaah knows best. It was narrated that 'Aa'ishah {RA} said: "The riders used to pass by us when we were with the Messenger of Allaah {Sallallahu Alayhi Wa Sallam} in ihraam. When they came near us we would lower our jilbaabs from our heads over our faces, and when they had passed by we would uncover our faces." [Abu Dawood: 1562]


Abu Bakr al-Jassaas (may Allaah have mercy on him) said in his Tafseer: The apparent meaning indicates that it is permissible to show one’s adornment to one’s husband and to whose who are also mentioned in the verse, such as fathers etc. It is well known that what is meant is the places where adornments are worn, which are the face, hand and arm… this implies that it is permissible for those who are mentioned in the verse to look at these places, which are the places where hidden adornments are worn, as it says in the beginning of the verse that only outward adornments may be seen by strangers (non-mahrams), but the husband and mahrams are permitted to see hidden adornments. It was narrated from Ibn Mas’ood and al-Zubayr that this refers to earrings, necklaces, bracelets and anklets. 


However, the issues regarding the niqab is khilaf. And "we" have tried our best to explain the ruling on niqab according to Quran and Al-hadith. By the way, we not supposed to judge the women by whether they cover their face or not,as long as they cover themselves properly and does not violate the Shariah that's enough as a mu'min. As a Muslim, we are supposed to follow Quran and Al-hadith, and as Prophet Muhammad (pbuh) said:




إن الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ، إِنَّ اْلأَنْبِياَءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْناَرًا وَلاَ دِرْهَماً إِنَّمَا وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ فَقَدْ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
"Indeed, scholars are the heirs of the prophets. It prophets do not bequeath dinars and dirhams. So they just pass on the knowledge that whoever took the heritage it has taken a lot of parts. "(Tirmidhi, Ahmad, Ad-Darimi, Abu Dawud. Validated by Al-Albani) Maasalama ;)